Artikel Yang dikomentari :
Matinya Mass Marketing di Industri Retail
Saat ini jiika retailer masih mau menang sendiri dengan mengatakan “chose any color, as long as its black” ; sudah dapat dipastikan perusahaan ini akan disisihkan pasar; Karena pesaing semakin pintar untuk memberikan pilihan. Di pasar yang terfragmentasi, mass-marketing juga akan menurunkan effisiensi usaha, karena retailer kehilangan peluang untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang lebih besar di pasar lokal tertentu; akibat kebijakan harga yang seragam. Memegang kendali atas semua proses bisnis merupakan satu kenikmatan tersendiri bagi banyak praktisi usaha. Seringkali hal ini ditunjang pula oleh kenyataan akan sulitnya sistem dan mekanisme kontrol terhadap banyak cabang atau outlet. Adanya penyelewengan wewenang ditingkat lokal yang jauh lokasinya dari kantor pusat, mengakibatkan banyak retailer memilih untuk bermain aman, dengan melakukan kebijakan terpusat (sentralisasi).
var numcomments = 20;var showcommentdate = true;var showposttitle = true;var numchars = 100;var standardstyling = true;
| Nama Anda | |||||
| E mail Anda | |||||
| Judul Pesan | |||||
| Pesan | |||||
| Nomor Telp/HP | |||||
| File Attachment | |||||
|
|||||
April 25, 2008 at 6:25 am
Viva Dunia Training Indonesia,
Menurut Saya retail di Indonesia memang memiliki karakteristik tersendiri yang tidak dimiliki oleh industri retail di negara lainnya.
Sebagai contohnya penerapan “high season” nya retail justru terjadi 3 kali dalam setahun.Uniknya justru tidak terjadi pada akhir tahun ,tetapi justru memuncak di Hari Raya Keagamaan,tahun Ajaran Baru,disusul nomor akhir pada akhir tahun.
Salam Hormat,
Anfal
E mail : anfal_abdy@yahoo.com
April 25, 2008 at 6:32 am
Saya sedang membutuhkan Organizational Development Training, apakah ada
informasi jadwal training yang bisa saya ikuti dalam waktu dekat..?